13. Antonius Widuri!
Tanya:
Sekarang saya tambah, Kalau
Tuhan itu beranak, baik anaknya berupa manusia seperti Yesus atau
lainnya, maka ke-Esa-an Tuhan sudah ternoda karenanya. Sedang kita pun
tidak mungkin menodai ke-Esa-an Tuhan.
Menanggapi:
Tuh, kiyai betul-betul mengartikan secara kelahirankan? :D
Bapak sungai mana bapak sungai?
Kekeliruan itu pertama-tama timbulnya dari Alquran yang kemudian menjalar kepada para
penganutnya:
*QS. 112:3,
Dia tidak beranak dan tiada pula
diperanakkan,
Padahal kata 'Anak Allah', sama seperti kata 'Anak Kunci', 'Anak
Sungai', 'Anak Emas' ...yang berbau kiasan, bukan kelahiran (hurufiah).
Selanjutnya, di AW. 1 dan 6.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar