2. Antonius Widuri!
Bahasan:
Tritunggal atau 15Tunggal?, Allah itu Esa (Tunggal),
Apakah Yesus Bersatu dengan Allah?, Eli, Eli, Lama Sabakhtani … (Ya Tuhan, Ya Tuhan, Mengapa Engkau Meninggalkan Aku?),
Apakah Manusia-Manusia yang Menyalibkan Yesus Itu Dilaknat atau Mendapat Pahala?,
Yesus Tidak Mengetahui Yang Gaib,
Siapa Anak Sulung Allah?,
Apa Maksud Roh Kudus dalam Bible?,
Kesamaan Yesus dan Elisa (Ilyas)
: Bisa Menghidupkan Orang Mati (Atas Kehendak Allah), Kesamaan Yesus
dan Elisa (Ilyas): Bisa Menyembuhkan Orang Buta (Atas Kehendak Allah),
Kesamaan Yesus dan Elisa (Ilyas): Bisa Menyembuhkan Penyakit Lepra (Atas
Kehendak Allah),
Yesus Dibawa Iblis ke Puncak Gunung,
Yesus pun Berdosa,
Misteri Malkisedik.
[ditambahkan]
Tanggapan:
~HSH~
Tanya:
Tritunggal atau 15Tunggal?,
Menanggapi:
Baca CC. 102, di www.clearcontradiction-hsh.blogspot.com/2012/05/102-yesus-menyatu-dengan-bapa-atau.html?m=1
Umat Kristen selalu berusaha untuk hidup di dalam Kristus
(pengharapan), tetapi tidak berarti kami satu sebagaimana Ia satu dengan
Bapa (fakta). (Yoh. 10:30).
Tanya:
Allah itu Esa (Tunggal)
Menanggapi:
Baca CC. 103, di www.clearcontradiction-hsh.blogspot.com/2012/05/103-yesus-tuhan-tetapi-diutus-1.html?m=1
Tritunggal itu bukan mengenai jumlah Allah, namun mengenai keberadaan
di dalam diri Allah yang Esa tiada berbilang, dan satu tiada bandingan
itu.
Ilustrasi,
Ketika saya di sini dan anda di sana,
apakah mustahil untuk Tuhan menampakan diri dalam waktu yang bersamaan
meski tempat berbeda?
"Tuhan senantiasa tidak terikat oleh ruang dan waktu"
Jadi, keberadaan Allah sebagai Yesus tidak berarti Ia tidak bisa mengatur alam semesta atau bepergian ke tempat lain!
Roh Allah tidaklah terbatas, Ia bisa mengutus Roh-Nya ke berbagai tempat.
Saya memakai kata 'utus' sebagai bahasa 'antropomorfisme' supaya lebih mudah dipahami.
Kalau ada yang menanyakan tentang siapa pengatur semesta alam semasa
Allah menjadi manusia Yesus, maka Ia sendiri sudah merubuhkan pernyataan
bahwa Tuhan tidak terikat oleh ruang dan waktu atau malah meragukannya.
Di mana daripandangan mereka bahwa allah itu nampaknya cuma satu, ia hanya bisa fokus kepada satu pekerjaan saja.
Tetapi bagi kita adalah 'Allah tidak terikat oleh ruang dan waktu',
penginkarnasian-Nya tidak berarti bahwa Ia tidak bisa mengutus Roh-Nya
ke tempat lain.
Hakikatnya Allah itu satu, tetapi Roh-Nya itu yang tidak terbilang banyaknya, Ia bisa mengirim Roh-Nya ke berbagai tempat.
TUHAN bisa fokus kepada beberapa persoalan dan melayani serta hadir
pada tiap-tiap orang meski tempatnya saling berbeda, karena Roh-Nya
tidak terbilang banyaknya, Ia bisa mengutus Roh-Nya ke berbagai tempat.
*Yesaya 55:11,
demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali
kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang
Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.
Yesus adalah Firman Allah, yang telah Allah utus ke dunia. Dan
ditegaskan bahwa Firman yang telah keluar dari mulut Allah itu adalah
Allah sendiri. (Yoh. 1:1)
Dan kalau ada teman-teman Muslim mengajukan ayat di mana Yesus menyuruh menyembah Tuhan, coba bandingkan dengan
dimana Allah SWT yang juga menyuruh menyembah Tuhan:
*QS. 2:21,
Hai manusia, sembahlah Rabb-mu Yang telah
menciptakanmu dan orang-orang yang
sebelummu, agar kamu bertaqwa.
{Diceritakan bahwa Kitab Suci Alquran adalah
kitab suci yang hanya dikarang oleh Allah SWT saja, dan tidak ada
mahluk-mahluk alien sejenis selain-Nya yang turut berkarya dalam drama
mini seri ini.}
Pertanyaan:
Siapakah 'Rabb-mu' yang dimaksud oleh Allah SWT supaya disembah?
Atau yang ini;
*QS. 3:2,
Allah, tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya.
Pertanyaan:
Siapa lagikah 'Allah' yang dimaksud oleh Allah SWT?
{ref: QS.
2:5;9;10;15;20;26;30;105;139;255;284;3:2;6}
Yang pasti umat Muslim akan segera setuju, bahwa adalah tidak Mustahil
untuk Tuhan menyuruh menyembah diri-Nya sendiri tanpa memakai kata
'Aku', demikian pun halnya kepada Kristus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar