21. Antonius Widuri!
Bahasan:
“Bapaku itu lebih dari aku … “, ” … Dia yang MENGUTUS aku” Yesus adalah UTUSAN (RASUL) Allah,
Makna: “Bapa dalam aku dan aku
dalamBapa”,
Sekali lagi: Yesus hanyalah UTUSAN (RASUL) Tuhan,
Sekali lagi: “Laa ilaaha illa Allaah” dalam Bible,
Sekali lagi: makna “Anak Allah” dalam Bible,
Siapakah “Anak SULUNG Allah” yang sebenarnya dari “Anak SULUNG”-”Anak SULUNG” yang disebutkan dalam Bible?,
Makna: “Anak” dan “Bapa” dalam Bible,
Tanggapan:
~HSH~
Tanya:
Injil Johanes pasal 12 ayat 45.
B: Baik, di pasal dan ayat tersebut
menyebutkan sebagai berikut: “Danbarang siapa yang melihat aku, dia melihat sama Dia yang mengutus aku”.
A: Pantaskah Tuhan diutus? Kalau Yesus itu Tuhan, mengapa ada Tuhan
yang di utus? Maksud ayat tersebut siapa yang melihat Yesus, seolah-olah
ia melihat Tuhan yang mengutus Yesus. Jadi perkataan Yesus di atas
menunjukkan bahwa ia bukan Tuhan,
melainkan utusan Tuhan.
Menanggapi:
Tuhan mengutus Tuhan, bak Tuhan mengutus Firman-Nya;
*Yesaya 55:11,
demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali
kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang
Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.
Yesus adalah Firman itu, dan Firman adalah Allah itu sendiri,
*Yohanes 1:1, 14,
1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu
bersama-sama dengan Allah dan Firman
itu adalah Allah.
14 Firman itu telah menjadi manusia, dan
diam di antara kita, dan kita telah
melihat kemuliaan-Nya sebagai Anak
Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan
kebenaran.
Disalin dari:
www.clearcontradiction-hsh.blogspot.com/2012/05/103-yesus-tuhan-tetapi-diutus-1.html?m=1
Dan kemudian, bandingkan dengan Allah mengutus Roh-Nya yang jumlahnya
tidak terbilang. (CC. 103; AW. 2, 18, 19). Memakai bahasa
anthropomorfisme, dan mengingatkan kita bahwa hakikatnya Allah itu satu
tetapi Roh-Nya itu yang tidak terbilang banyaknya, yang di dapat 'utus'
ke berbagai tempat tetapi bukan berarti ada banyak Allah, dan Roh Allah
itu akan berhasil dalam apa yang disuruhkan kepada-Nya.
Nb:
1. Tentang Bapa lebih besar daripada Aku, CC. 101:
www.clearcontradiction-hsh.blogspot.com/2012/05/101-bapa-lebih-besar-daripada-aku.html?m=1
Tidak ada komentar:
Posting Komentar