25. Antonius Widuri!
Bahasan:
Terkutuklah Tiap-Tiap Orang Yang Dijemur Pada Kayu,
Tanggapan:
~HSH~
Tanya:
Galatia 3:13
Menanggapi:
*Galatia 3:13,
Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi
kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang
digantung dikayu salib!"
Memang benar, bahwa digantung dikayu
salib adalah hal yang terkutuk, sesuai dengan
Pentateuch Musa:
*Ulangan 21,
22 "Apabila seseorang berbuat dosa yang
sepadan dengan hukuman mati, lalu ia
dihukum mati, kemudian kaugantung dia
pada sebuah tiang,
23 maka janganlah mayatnya dibiarkan
semalam-malaman pada tiang itu, tetapi
haruslah engkau menguburkan dia pada hari
itu juga, sebab seorang yang digantung
terkutuk oleh Allah; janganlah engkau
menajiskan tanah yang diberikan TUHAN,
Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu."
Dan justru di sinilah kita melihat, betapa
besarnya pengorbanan Kristus itu, hukum
Taurat adalah peraturan yang kalau dilanggar
membuat orang terkutuk, dan Yesus sama sekali
tidak melanggar Taurat melainkan Dialah
yang menggenapinya [melakukan semuanya].
Tetapi Dia menjadikan diri-Nya sebagai orang
yang terkutuk, demi menebus dosa manusia.
(Yes. 53). Yaitu, dengan cara disalib. Dan dalam nas ini, Paulus menunjukkan
betapa besarnya pengorbanan Kristus,
sehingga rela menjadi kutuk karena kita:
*14,
Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di
dalam Dia berkat Abraham sampai kepada
bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita
menerima Roh yang telah dijanjikan itu.
Nb:
1. Umat Allah adalah umat sacramental, yang
mengajarkan penebusan dosa melalui adanya
korban, korban itu berupa domba, lembu, dll
yang bakal disembelih, dan tanpa
penumpahan darah itu, tidak ada
pengampunan (Ibr. 9:22). Manusia berdosa
kepada Allah maka Allahlah yang membuat
peraturan pengampunan itu. Dan demikianlah
Allah membuat peraturan penebusan dosa, di
mana harus ada korban yang dilakukan
setiap kali pengampunan.
Latarbelakangnya,
pertama, ketika Adam dan Hawa jatuh ke
dalam dosa, Allah membunuh hewan untuk menggunakan kulitnya sebagai baju Adam dan Hawa, di sini kita melihat
bahwa meski pun perintah-Nya telah
dilanggar namun Allah tetap mengasihi
mereka, tetapi Allah pun adil sehingga Adam
dan Hawa mati (secara rohani) dan di usir
dari taman Eden. Sebab Allah tidak kompromi
terhadap dosa, inilah alasan pertamanya, bahwa ada darah yang tercurah saat
peristiwa kejatuhan Adam ke dalam dosa.
Kedua, ada korban Habel yang diterima.
Bukti pelaksanaan sacrament ini, bisa dilihat
dari persembahan Nuh kepada Allah ketika air
bah surut sebagai tanda perdamaian (Kej.
8:20). Pun aturannya ada di kitab para Imam,
dari Imamat 1-7.
Penebusan ini tentu merugikan, sebab harus
mengorbankan hewan yang mengeluarkan
duit. Karenanya, manusia pasti sungkan
untuk melakukan dosa.
Tetapi, sacrament yang digunakan oleh umat PL itu hanya bayang-bayang saja, menanti kedatangan penebus yang sebenarnya.
Penebusan-Nya hanya sekali tetapi untuk
selamanya (Ibr. 10).
Penebusnya adalah Allah itu sendiri (Yes.
43:22-25). Yang telah menjadi Manusia (Yes.
43:10). [bdk: AW. 8]
Allah konsisten dalam ketetapan-Nya itu,
maksudnya Allah tidak curang atau
meringankan trik penebusan itu.
Hewan-hewan yang dikorbankan pernah,
pasti merasa sakit, menderita dan lain-lain, di
sinilah Allah juga harus merasakan hal yang
sama. Dengan cara mengosongkan diri-Nya
(Flp. 2:7). Sebab tanpa pengosongan diri, Allah
dengan Kuasa Ilahi-Nya tidak akan merasa
sakit sedikit pun.
Ia ke dunia dalam rupa manusia, sebab orang
Israel tidak menerima rupa Allah dalam PL
yang dalam bentuk api, awan dan tiang-tiang.
Allah pun tidak memilih menjadi binatang,
karena binatang kedudukannya lebih rendah
dari manusia yang merupakan ciptaan Tuhan
yang paling mulia. Tetapi Allah menjadi
keturunan Adam dan Hawa,
Pada peristiwa kejatuhan Adam, Allah mulai
bernubuat dan ini adalah nubuat Allah yang
pertama ketika kejatuhan itu, yaitu menjanjika 'Mesias'.
Mesias inilah yang akan mengalahkan Ular
(Iblis):
*Kejadian 3:15,
.....keturunannya akan meremukkan kepalamu,
dan engkau akan meremukkan tumitnya."
Keturunannya (akhirnya Yesus) akan
meremukkan kepala ular (mengalahkan total),
tetapi ular itu akan meremukkan tumitnya
(membuatnya berdarah, salib).
Nampak sejak awal telah Allah janjikan
seorang Mesias.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar